Ikatan Pilot Indonesia

REGISTERNEWS

Program Kerja & Target Pencapaian

Komite Analisis Pencegahan Kecelakaan (AAP)
  1. Melakukan kajian, mitigasi, dan rekomendasi dari hal-hal yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.
  2. Secara aktif mempromosikan pengembangan dari “non punitive safety programmes”
  3. Melakukan kerja sama dengan pihak lain dalam pengembangan program keselamatan penerbangan.
  4. Memastikan hasil dari setiap kegiatan investigasi kecelakaan menghasilkan pengembangan strategi pencegahan dalam peningkatan keselamatan penerbangan
Komite Lingkungan Kebandaraan (AGE)
  1. Melakukan kajian, mitigasi dan rekomendasi dari hal-hal yang terkait permasalahan fasilitas kebandaraan yang berdampak pada operasional dan keselamatan penerbangan.
  2. Secara aktif mempromosikan harmonisasi dan pengembangan pelayanan lalu lintas udara dalam memenuhi.
  3. Memastikan koordinasi yang baik antara pilot dan petugas ATS yang akan berdampak pada peningkatan keselamatan penerbangan.
  4. Aktif dalam pengawasan dan implementasi dari rekomendasi tentang pelayanan lalu lintas udara dalam pengembangan pelayanan lalu lintas udara
Komite Barang Berbahaya (DGC)
  1. Melakukan kajian, mitigasi dan rekomendasi dari hal-hal yang terkait permasalahan pengangkutan barang berbahaya/DG yang berdampak pada kesehatan,lingkungan, operasional dan keselamatan penerbangan.
  2. Secara aktif mempromosikan pengembangan prosedur dan teknis penanganan barang berbahaya/DG dalam memenuhi.
  3. Melakukan edukasi publik bersama instansi terkait mengenai potensi membahayakan dari barang berbahaya pada operasional penerbangan.
  4. Melakukan pengawasan dan implementasi dari rekomendasi tentang penanganan barang berbahaya/ DG dalam peningkatan kualitas keselamatan penerbangan.
Komite Helikopter
  1. Melakukan kajian, mitigasi dan rekomendasi dari hal-hal yang terkait permasalahan di bidang helikopter.
  2. Secara aktif mempromosikan pengembangan prosedur dan teknis operasional helikopter dalam memenuhi rekomendasi standar prosedur pengoperasian helikopter.
  3. Aktif terlibat dalam pengembangan potensi kehelikopteran dalam hal potensi operasional dan optimalisasi atau pendayagunaan helikopter.
  4. Melakukan pengawasan dan implementasi dari rekomendasi tentang operasional helikopter yang akan berdampak pada peningkatan keselamatan penerbangan.
Komite Penerbangan Umum (GAC)
  1. Melakukan kajian, mitigasi dan rekomendasi dari hal-hal yang terkait permasalahan di bidang penerbangan umum.
  2. Secara aktif mempromosikan potensi pada penerbangan umum dalam kerangka pengemban penerbangan nasional.
  3. Turut aktif dalam mendukung kegiatan SAR pada kondisi darurat atau penyelamatan pada kecelakaan penerbangan.
  4. Memastikan hasil dari setiap rekomendasi tentang penerbangan umum akan sejalan dan harmonis dengan peraturan dari ICAO dan CASR
Komite Keamanan Penerbangan (SEC)
  1. Melakukan kajian, mitigasi dan rekomendasi dari hal-hal yang terkait permasalahan keamanan penerbangan beserta fasilitas pendukungnya.
  2. Secara aktif mempromosikan rekomendasi prosedur dan teknis operasional keamanan penerbangan beserta fasilitasnya dalam memenuhi rekomendasi standar.
  3. Bekerjasama dengan instansi terkait untuk pengembangan aspek keamanan penerbangan.
  4. Melakukan pengawasan dan implementasi dari rekomendasi tentang keamanan penerbangan untuk peningkatan keselamatan penerbangan
Komite Pemberdayaan Manusia (HUP)
  1. Melakukan kajian, mitigasi dan rekomendasi dari berbagai aspek yang terkait permasalahan di bidang sumber daya manusia, seperti :
    a. Kesehatan penerbangan
    b. Proses seleksi pilot, Pelatihan dan Perizinan Pilot
    c. Faktor manusia dalam desain prosedur dan operasional
    d. Faktor manusia dalam desain prosedur dan operasional
    e. Faktor manusia dalam analisis insiden atau kecelakaan penerbangan
  2. Secara aktif mempromosikan pengembangan pengetahuan mengenai sumber daya manusia berdasarkan hasil riset dan keilmuwan yang termutakhir dan kredibel bersama dengan komite lain yang terkait.
  3. Memformulasikan optimalisasi sumber daya insan penerbangan Indonesia.
  4. Memastikan hasil dari setiap kegiatan pengemban rekomendasi tentang sumber daya manusia akan berdampak pada peningkatan keselamatan penerbangan.
Komite Profesional dan Hubungan Pemerintah (PGA)
  1. Melakukan kajian, mitigasu dan rekomendasi pada aspek terkait professional dan regulasi yang tercakup pada CASR dan Undang-Undang Penerbangan.
  2. Menggali informasi, memonitormenginterpretasikan dan merespon dari perkembangan regulasi, peraturan atau kebijakan yang berdampak pada profesi pilot.
  3. Memfasilitasi dan melakukan pendampingan kepada anggota pada masalah tertentu terkait regulasi dan profesi pilot.
  4. Membangun posisi profesi pilot yang sejajar dalam melakukan negosiasi dengan pihak terkait regulasi, peraturan dan kebijakan yang berdampak pada profesi pilot.
Komite Legal Advisor (LAC)
  1. Melakukan kajian, mitigasi dan rekomendasi pada aspek hokum, hubungan kerja dan industrial anggota yang terkait dengan profesi pilot.
  2. Mengkoordinasikan dan bekerja sama dengan penasehat hokum dalam memberikan solusi untuk mengantisipasi melindungi anggota atau organisasi dari kesalahan atau pelanggaran hokum yang terkait profesi.
  3. Melakukan evaluasi dari rekomendasi penasehat hokum akan proses penyelesaian, baik melalui pengadilan (penyelesaian melalui pengadilan) atau tanpa pengadilan (penyelesaian diluar pengadilan), dan memastikan pelaksanaan rekomendasi yang dibuat.
  4. Mempersiapkan dan melaksanakan program penyuluhan produk hukum yang relevan dengan masalah yang dihadapi, atau dalam persiapan untuk penerapan produk hukum terbaru.
Direktorat Sosial (SOC)
  1. Membangun dan menjaga etika yang baik, rasa kebersamaan, solidaritas dan soliditas seluruh anggota Ikatan Pilot Indonesia.
  2. Memfasilitasi dan mengadakan kegiatan sosial dalam rangka membangun rasa solidaritas dan kebersamaan anggota.
  3. Mempromosikan organisasi kepada seluruh pilot Indonesia dan masyarakat umum baik dalam dan luar negeri dalam memperlancar proses pencapaian target dan kepentingan organisasi.
  4. Melakukan penggalangan donasi untuk kegiatan atau kondisi tertentu.
    Menjaga transparansi dan kredibilitas dari seluruh kegiatan yang dilakukan kepada anggota.
Direktorat Pengelolaan Proyek (POD)
  1. Melakukan analisa dan pertimbangan dari kegiatan yang akan dilaksanakan direktorat lainnya atau organisasi.
    Memformulasikan teknis pelaksanaan untuk kelancaran dan terlaksananya program-program yang dicanangkan dalam organisasi.
  2. Menjaga transparansi, kredibilitas dan akuntabilitas dari seluruh kegiatan yang dilakukan kepada semua pihak yang berkepentingan.
    Mencari terobosan dalam mengatasi masalah dari kegiatan organisasi yang dilaksanakan.
  3. Melakukan kerja sama yang baik dengan pihak lain dalam pelaksanaan kegiatan organisasi.
  4. Melakukan penggalangan sumber dana dari pihak sponsor dan donasi yang tidak mengikat.
IKATAN PILOT INDONESIA

Solidaritas Pilot Indonesia yang merupakan wadah para pilot Indonesia yang peduli terhadap dunia penerbangan, secara resmi berubah nama menjadi Ikatan Pilot Indonesia.

INFORMASI PILOT
INFORMASI KONTAK
Telp (021) 29826202
b

Fax :  (021)  29826202

sekretariat@ipi.or.id
IKUTI KAMI

Jl Raya Protokol Halim Perdanakusuma No 8 Lantai 2 Unit B Jakarta Timur. 13610

IKATAN PILOT INDONESIA  @2018 DESIGN BY NUSANTARA ART MEDIA TECHNOLOGY